GPM Bangga: Dua orang Pendeta GPM diwisudahkan di Universitas Kristen Indonesia Maluku



Pdt. Dr. George M. Likumahwa dan Pdt. Johanis Titaley M.Th. bersama dengan Sekertaris Umum GPM Pdt. Sacharias I. Sapulette.

(08/06/2024) Universitas Kristen Indoensia Maluku menggelar Wisuda bagi 8 Diploma, 424 Sarjana, dan 8 Pascasarjana Periode I Tahun 2024 bagi 440 Wisudawan/Wisudawati. Dalam sukacita bersama ini, Gereja Protestan Maluku kembali merasa bangga karena dua orang Pendeta GPM telah meraih gelar Master dan Doktor, antara lain Pdt. Dr. George M. Likumahwa (Kepala Bagian Keuangan GPM) dan Pdt. Johanis Titaley M.Th. (Kepala Biro Pengembangan Kerjasama antar Agama, Denominasi dan Aliran Kepercayaan).  Kebanggaan semakin terasa karena hari ini kedua Pelayan Tuhan tersebut diwisudahkan di Universitas Kristen Indonesia Maluku. Dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa ini, Universitas Kristen Indonesia Maluku menyampaikan bahwa telah diterbitkan ijin pembukaan Program Studi Sistem Informasi (SI) pada Fakultas Ilmu Komputer dan Surat Keputusan untuk Program Studi Pendidikan Profesi Ners.

Majelis Pekerja Harian Sinode dalam hal ini Sekertaris Umum, Pdt. Sacharias I. Sapulette. Dalam sambutannya, Sapulette mengemukakan bahwa MPH akan terus mendukung langkah-langkah pengembangan UKIM ke depan sesuai kapasitas dan daya dukung gereja yang tersedia. Lebih lanjut, MPH akan memberi dukungan bagi UKIM melalui Pengutusan Beberapa Pegawai Organik Gereja berpendidikan Magister dan Doktor untuk mengajar pada beberapa Program Studi Baru yang direncakan akan dibuka.

Pencapaian yang diraih oleh Likumahwa dan Titaley haruslah diapresiasi sebab mampu memberi warna bagi kualitas sumber daya pelayan di GPM. Keduanya diwisudahkan dengan predikat yang membanggakan. Likumahwa mendapatkan predikat Cumlaude dengan judul Disertasi “Imajinasi Nasionalisme dari Masyarakat Maneo di Kaki Gunung Murkele, Seram Utara, Kab. Maluku Tengah”. Sedangkan Titaley mendapatkan predikat Pujian dengan judul Thesis “Budaya Keluarga Sebagai Local Wisdom Membangun Perdamaian (Suatu Pendekatan Teologi Kontekstual di Negeri Waraka)”.  

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Ir. Sadali IE, M.Si.,IPU yang turut memberi motivasi bagi wisudawan/wisudawati untuk bersiap menghadapi distraksi dalam dunia kerja. Motivasi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu untuk mempersiapkan diri masuk dalam dunia kerja.

Dr. Henky H. Hetharia, M.Th sebagai Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku dalam sambutannya mengharapkan bahwa para wisudawan/wisudawati dapat mengabdikan ilmu dan kompetensi untuk pengembangan gereja, masyarakat dan proses pembangunan pendidikan bangsa dan negara. Tentu harapan ini dapat menjadi motivasi bagi 440 orang yang diwisudahkan hari ini.